PENINGKATAN LITERASI DIGITAL DAN ETIKA BERMEDIA SOSIAL SISWA SMA MEKAR ARUM BANDUNG

Authors

  • Lukman Abdul Azizul Hakim Universitas Logistik dan Bisnis Internasional
  • Cahyat Rohyana Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin masif telah mendorong peningkatan konsumsi media digital di kalangan remaja, termasuk siswa sekolah menengah atas. Namun, intensitas penggunaan media digital tersebut tidak selalu diimbangi dengan kecakapan literasi digital yang memadai, terutama dalam menghadapi fenomena disinformasi yang semakin kompleks. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan pemahaman etika bermedia sosial bagi siswa SMA Mekar Arum Bandung melalui pendekatan edukatif dan partisipatif berupa ceramah interaktif, lokakarya analisis konten digital, studi kasus disinformasi, serta pendalaman prinsip etika digital. Evaluasi dilakukan
melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan nilai rata-rata sebesar 48,6 (kategori sedang rendah), sedangkan nilai rata-rata post-test meningkat menjadi 78,4 (kategori baik), dengan peningkatan sebesar 29,8 poin (sekitar 61%). Hasil ini menunjukkan  bahwa intervensi edukatif yang terstruktur dan kontekstual efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan memverifikasi informasi digital serta memperkuat kesadaran etis dalam penggunaan media sosial. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan ketahanan informasi dan pembentukan perilaku digital yang bertanggung jawab di kalangan pelajar.

References

Disinformasi, Era. (2025). “Post-Truth Dan Generasi Digital: Mengurai Tantangan Literasi Informasi Di Era Disinformasi Post-Truth and the Digital Generation: Unraveling the Challenges of Information Literacy in the Age of Disinformation.”

doi:10.31289/perspektif.v14i3.14424. 14(3): 560–68.

Oktavian, Ewaldus Rico, and Fadjarini Sulistyowati. (2024). “PERAN LITERASI DIGITAL

REMAJA.” 3(1): 38–46.

Remaja, Dan Kenakalan. (2025). “Literasi Media Sosial Untuk Siswa Sebagai Solusi Hoaks.” 6(3):

–81.

Widodo, D. (2023). Disinformasi dan dampaknya terhadap perilaku remaja di media sosial. Jurnal Komunikasi dan Media, 15(1), 95–108.

Rahmadani, T., & Yusuf, A. (2023). Efektivitas pelatihan literasi digital berbasis sekolah dalam

menghadapi hoaks. Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendekia, 6(2), 77–88.

MERPATI 7 (2) (2026) ? Hal. 111

Riadi, I. (2020). Kemampuan literasi digital siswa dalam menanggapi informasi di media sosial. Jurnal lmu Komunikasi Indonesia, 4(1), 44–55.

Safitri, D., & Hidayat, M. (2022). Perilaku penggunaan media sosial di kalangan remaja. Jurnal

Komunikasi Indonesia, 7(1), 51–63.

Suryani, I. (2022). Tantangan etika digital pada peserta didik sekolah menengah. Journal of Digital Learning Education, 4(1), 33–44.

UNESCO. (2021). Media and information literacy curriculum for teachers. UNESCO Publishing.

Widodo, D. (2023). Disinformasi dan dampaknya terhadap perilaku remaja di media sosial. Jurnal Komunikasi dan Media, 15(1), 95–108.

Downloads

Published

2026-03-30

Issue

Section

Articles